Beriman atau Kafir adalah kehendak bebas manusia

"Dan katakanlah (Muhammad) kebenaran itu datangnya dari TuhanMu.Barang siapa menghendaki (beriman) hendaklah dia beriman dan barang sipa menghendaki (kafir) biarlah dia kafir.Sesungguhnya kami telah menyediakan neraka bagi orang dhalim yang gejolaknya mengepung mereka.Jika mereka meminta pertolongan (minum) mereka akan diberi air seperti besi yang mendidih yang menghanguskan wajah (itulah minuman yang paling buruk) dan tempat istirahat yang paling jelek."

(Q.S Al-Kahfi ayat 29)

Kamis, 25 Februari 2010

Bunda... ^_^

Kubuka album biru
Penuh debu dan usang
Kupandangi semua gambar diri
Kecil bersih belum ternoda
Fikirku pun melayang
Dahulu penuh kasih
Teringat semua tentang riwayatku
Kata mereka diriku slalu dimanja
Kata mereka diriku slalu ditimang…….
Kudengar lagu Melly Goeslow itu disuarakan oleh mulut mungil anakku,entah dia mengerti atau tidak makna dari apa yang dia lantunkan. Aku menyadari betul betapa tugas seorang ibu bukanlah tugas yang ringan, sungguh aku rasakan hal itu.
Ayo….hanna,kamil bangu….n, tak lama matahari terbit,kapan shalat subuhmu,ayo cepat! Hampir tiap hari aku harus membiasakan pada anak-anak untuk bangun pagi, tak terkecuali pagi ini,aku harus juga menyiapkan segala sesuatu untuk persiapan pergi ke Pacitan.Mulai dari minuman,snac.mainan dsb.yah…pagi ini ada acara seminar di Pacitan tentang PAUD dan aku diminta panitia untuk menjadi pembicaranya.Semua anak-anakku berencana ikut,Hanna yang sudah kelas satu dan adiknya Kamila yang berusia 3 th, sekalian refresing.
Bus yang membawa kami ke Pacitan tak juga kunjung datang,
Rencana berangkat pukul 09.00 pagi,tertunda hingga pukul 11.00 Siang.”Bunda, aku capek,kok lama tidak nyampek” seru Hanna,
“Yang sabar to mbak”, kata adiknya menghibur kakaknya.Demiakanlah setiap kali perjalanan kak Hanna selalu kurang sabar di perjalanan.Adik Kamil dengan keceriaannya selalu bertanya dan berkomentar,sehingga perjalanan yang tadinya membosankan sedikit terhibur dengan celoteh lucu sang adik.
“Allahu Akbar!jerit kedua anakku tatkala jalanan menanjak,”wuik jalannya berliku-liku seperti ular”ujar Kamila spontan.
Dengan merambat bus kamipun sampai di Desa Panggul yang letaknya diatas gunung,dari pacitan masih 3 jam lagi.
“Bunda….bunda….lihat,di bawah itu ada pantai, indah sekali ya bunda,” kata Kamil dengan senang,karena melihat sesuatu yang baru.”iya, kita mesti bersyukur telah diberi Alloh mata untuk melihat,sehingga kita bisa menikmati keindahan pantai Pelang itu.
“Yang punya pantai itu siapa bunda” Tanya kak Hanna.”Yang punya Allah”, jawabku sambil memperkuat pegangan tangganku ketubuh kamil yang ada dipangkuanku,tatkala jalanan mulai turun,
“wa….h tebingnya curam sekali,hati-hati pak sopir,”teriak Kamil kala posisi bus ada ditepi jurang.
Hanna yang dari tadi terdiam sambil memperhatikan sekelilingnya angkat bicara.”siapa yang punya tebing itu bunda?”Sambil tersenyum kujawab “Allah”.kalau gunung yang tinggi di depan kita itu punya siapa?”selidik Hanna penuh rasa ingin tahu.Sambil kuusap kepalanya kujawab, “Yang punya Allah”.
“Bunda,mengapa gunungnya kok gundul tak ada tanamanya?”tanya Hanna tatkala kami melewati gunung-gunung yang gunduk.Spontan Kamil menjawab “karena pohonnya dipotong, seperti rambutku,kalau dipotong bunda jadi gundul kepalaku ha….ha….”.Gundul pacul “timpal Hanna sambil tertawa”.Mbak…,mbak…,lihat sungainya panjang berbelok-belok,seperti ular, apik ya mbak”.kata Kamila sambil tangannya digerak-gerakkan menirukan ular sedang berjalan.
“Sungai itu juga milikNya ya bunda”,seru Hanna,dengan senyuman kujawab pertanyaan Hanna,sebagai tanda,jawabannya benar.
“Bunda,jika pantai,laut, gunung, sungai semua punya Allah,kita punya apa bunda?”….Apa?”reaksiku spontan.Aku tak menyangka jika jawbanku tadi mengantarkan pada pertanyaan lain, diluar perkiraanku.Memang anak-anak sering kali melontarkan pertanyaan yang tidak diduga oleh orang tuanya, termasuk, Hanna,anakku.Sejenak aku berfikir, untuk memberi jawaban yang bisa difahami oleh anakku yang masih berusia 7 tahun.
“Nak, kata Allah dalam Al Quran, bahwa semua yang ada di langit dan di bumi kepunyaan Allah,Kita sebagai orang yang beriman punya Allah,maka kita diperintahkan oleh Allah untuk mencari dan menggunakan harta milik Allah ini sesuai dengan peraturan Allah. Misalnya tidak boleh mencuri tapi harus bekerja, Hutannya tidak boleh digunduli,nanti bisa banjir, jika pohon yang sudah tua ditebang harus ditanami lagi dengan pohon baru,dan lain.Allah memberi aturan agar manusia hidupnya enak dan selamat”.
Sambil menjelaskan kuamati disekelilingku, siapa tahu ada sesuatu yang bisa memudahkanku untuk menjelaskan pertanyaan Hanna.
Jalanan terus menanjak,kemudian turun dan berkelok-kelok,hamper 30 sd 50 meter ada rambu baru, kupikir inilah kesempatan untuk memberi penjelasan pada buah hatiku.
“Hati-hati sering terjadi longsor!berarti disini sering longsor ya bunda”. Kata Hanna usai membaca rambu lalin.”iyalah”,seruku dengan intonasi menirukan anak-anak sekarang.
“Hanna,lihat itu ada rambu lalin lagikan, itu artinya apa?” tanyaku.”Nggak tahu”. Jawab Hanna,” itu bererti tikungan tajam.coba kamu amati di pinggir jalan itu sambil kau hitung ada berapa rambu lalin yang telah kau lewati”. Ajakku pada Hanna.
Hanna mulai menghitung, 1,2,3,4…..Sementara itu kamila tertidur dipangkuanku, Perjalanan ke Pacitan memang melelahkan, butuh waktu antara 7 sd 8 jam dari Kediri dengan kendaraan umum,maka wajar jika Kamila tertidur di perjalannan,dan Hanna sudah tidur duluan ketika perjalanan dari Kediri-Trenggalek.
“Bunda.rambu lalinnya banyak sudah lebih 17, aku capek menghitungnya . Sudah ya bunda, tawar Hanna pada tugas yang kuberikan. “Iya, jawabku sambil tersenyum.
“Nak,rambu yang kamu hitung tadi banyakkan, kira-kira untuk apa pak polisi memasang banyak rambu lalin di sepanjang jalan tadi?” tanyaku pada Hanna.
“Ya…. agar pak sopirnya tahu,jalannya mau belok,mau naik,turun,sering longsor,sehingga pak sopirnya hati-hati”. Jawab Hanna.
“Wah…..hebat, jawaban yang tepat” kataku.
“Kalau pak sopirnya mengikuti rambu lalin dan hati-hati,kemungkinan bisa sampai tujuan apa tidak?”tanyaku pada Hanna.
“Ya…selamat sampei tujuan dong”, jawab Hanna spontan.
“Nah,aturan Allah itu hampir sama dengan rambu lalin yang dipasang Pak polisi,bedanya,kalau rambu lalin tadi mengantarkan kita agar selamat sampai terminal Pacitan.Kalau aturan Allah diikuti menyelamatkan kita di dunia dan diakirat nanti sebagai terminal akhir manusia. Kita dapat surga dari Allah, karena di dunia kita ikuti rambunya Allah”.
Hanna tampak mendengarkan dengan khusuk,entah dia mampu memahami dengan baik atau belum, dalam hati aku berdoa semoga Allah menjadikan anak-anakku ini anak-anak yang selalu taat pada Nya.
Alhamdulillah, kami sudah sampai, teman-teman panitia seminar sudah menjemput kami, untuk diantar ke rumah salah satu pantia,agar kami bisa beristirahat.
*Dalam rubrik ini, setiap Bunda bisa mengirimkan tulisan perihal cara mendidik anak dalam bentuk cerita.

by : Bunda Nabila 

Sejarah Halloween dan pandangan Islam

Apa itu Halloween, apakah kita sebagai orang muslim boleh melakukannya? Berikut sedikit gambaran tentang Halloween Day. Semoga bermanfaat dan dapat menjadikan referensi.


Setiap menjelang akhir bulan Oktober, keluarga di Amerika dan negara Barat lainnya sibuk mepersiapkan busana atau pun kostum. Segala persiapan itu dilakukan untuk menyambut Halloween Day. Kostum, mereka kenakan pada saat perayaan Halloween Day, yaitu pada malam tanggal 31 oktober.
Perayaan Holloween  atau bisa disebut Halloween Day yang berasal dari barat sekarang ini juga telah dirayakan oleh keluarga-keluarga di Indonesia. Walapun masih tebatas pada keluarga-keluarga selebritis dan juga keluarga ekspatriat yang tinggal di kota- kota besar.
Seperti juga perayaan Valentine Day, sekarang ini perayaan Halloween menjadi komonitas hiburan yang sangat menggiurkan, kapan pastinya perayaan ini masuk ke Indonesia tak ada yang tau.
Bermula dari tradisi pagan masyarakat Celtik, dulu mendiami Irlandia, Skotlandia dan daerah sekitarnya, yang percaya bahwa hari terakhir bulan Oktober para arwah orang yang sudah mati akan gentayangan di Bumi. Tradisi Bangsa Celtik ini, sebenarnya bukan asli dari bangsa Celtik melaikan hasil adopsi dari bangsa Romawi yang pernah menjajah bagsa Celtik di abad pertama masehi.
Kebiasaan merayakan Holoween dibawa ke Amerika oleh para imigran Irlandia yang mengalami bencana kelaparan di tahun 1840-an. Tradisi trick-or-treat dipercaya barasal dari budaya bangsa Eropa abad ke sembilan. Mereka merayakan hari roh tiap tanggal 2 November dengan cara berjalan dari desa ke desa untuk mengumpulkan kue roh yang berupa roti dengan kismis. Semakin banyak kue yang mereka dapat akan semakin banyak juga do’a yang terkirim untuk  keluarga yang sudah meninggal dari si pemberi kue.
Belum ada catatan mengapa perayaan kepercayaan paganisme (penyembah berhala) masuk ke dalam linkungan gereja dan diadopsi oleh gereja katolik. Sampai dengan abad ke-8 M, dalam daftar hari raya gereja katolik, tidak ada sama sekali perayaan untuk mengenang dan menghormati para santo (orang suci).
Sebab itu, pada abad ke-8 Masehi tersebut, gereja Katolik akhirnya menetapkan pada tanggal 1 November sebagai hari raya untuk menghormati para santo dan santa (All Saints Day). maka mulailah tradisi bahwa misa yang diadakan pada hari itu disebut Alhallowmans, yang berarti mia kaum suci (dalam bahasa Inggris disebut Hallow).
Malam sebelumnya disebut All Hallows Eve, malam penyucian. Inilah cikal bakal Halloween dalam sejarah gereja. Memasuki abad ke 18, banyak warga asal eropa yang hijrah ke Amerika, kebudayaan ini terus mereka pertahankan dan berubah menjadi perayaan yang terus berkembang sampai sekarang.
Bagi anak-anak yang tak mengerti apa-apa, Holloween berarti kesempatan untuk memakai kostum dan mendapatkan permen. Bagi orang dewasa mungkin merupakan kesempatan untuk berpesta kostum. Bagi toko-toko ini merupakan ajang bisnis yang bagus untuk pemasaran atau promosi. singkat kata sungguh tak berbatas perayaan Holloween dari sekedar hura-hura hingga perhitungan matematis bisnis dengan segala keuntungan yang bisa diraih.
Termasuk dalam Golongan Jahiliyah orang Islam yang ikut-ikutan, latah merayakan hari Valentine, Natal, Tahun baru, April Mop dan lain sebagainya dengan alasan apapun entah “just for fun” hingga yang berkata demi toleransi dan plularisme-semua adalah kelompok jahiliyah, tak memandang yang bersikap itu seorang kiai ataupun politisi.
Rasulullah SAW. Bersabda “Barang siapa yang meniru suatu kaum, maka ia termasuk kelompok mereka” (HR .Ahmad dan Abu Dawud dari Ibnu Umar). Menurut saya Haloween Day memang tidak selayaknya dilakukan oleh umat muslim, karena itu merupakan penjajahan kebudayaan yang dilakukan orang-orang non muslim. Malah sebaliknya kita harus memerangi bukan meniru kebudayaan mereka dengan ikut merayakan Halloween Day. So, halal tidaknya itu tergantung anda masing-masing. But, jika anda melakukannya berarti anda ikut kelompok orang-orang yang telah digambarkan diatas. (***)

Sejarah "April Mop" atau april "fool's day"

Sekitar seribu tahun yang lalu saat Spanyol di bawah kekuasaan Muslim begitu kuat sehingga tak bisa dihancurkan. Kaum Kristen di barat berharap untuk menlenyapkan Islam dari seluruh bagian dunia dan mereka berhasil melakukannya sedikit banyak.

Namun ketika mencoba membersihkan Islam dari kekuasaan Spanyol, mereka gagal. Telah beberapa kali dicoba tapi selalu tidak berhasil. Lalu mereka mengirim pengintai ke Spanyol untuk mempelajari Islam dan menemukan bahwa kekuatan yang dimiliki kaum Muslim adalah taqwa. Muslim Spanyol bukan hanya beragama Islam namun memperaktekkan kehidupan secara Islam. Mereka tidak hanya membaca Al-Qur'an tapi juga bertingkah laku berdasarkan Al-Qur'an. Mereka selalu berkata tidak untuk musik, untuk bir dan juga segala hal yang diharamkan dalam Islam. Jika mereka membaca tentang hijab di Al-Qur'an, mereka memperaktekkan nya tidak seperti kebanyakan kita. Karena itu, marilah kita berpegang tangan erat dan berjanji untuk memperaktekkannya secara nyata. Begitu kaum Kristen mengetahui kekuatan umat Islam, mereka mencari strategi untuk menghancurkannya.

Mulailah dengan mengirim alkohol dan cigarette secara gratis kepada mereka. Taktik ini cukup berhasil dan melemahkan keyakinan umat Islam terutama kaum mudanya. Hasil dari usaha ini adalah jatuhnya Spanyol dari kekuasaan umat Islam dan mengakhiri penguasaan umat Islam seluruhnya terhadap Spanyol selama delapan ratus tahun. Daerah terakhir yang jatuh kepada kekuasaan kaum Kristen adalah Grenada (Ghornata) pada tanggal 1 April (belum dapat kepastian).

Sejak saat itu, mereka merayakan hari kejatuhan umat Islam sebagai Hari Kebodohan umat Islam dimana pada tersebut umat Islam dipermalukan oleh kaum Kristen yang sekarang dirayakan sebagai April Fool's Day atau April Mop. Lalu kenapa kita mesti merayakan hari kebodohan kita sendiri? Hari kejatuhan kita? Jawabannya adalah ketidakpedulian kita, bukan? Tidak satupun dari kita mengetahui tentang ini.

Pada peristiwa tersebut, Muslimin Spanyol dijanjikan akan diberi kebebasan untuk meninggalkan tanah Spanyol secara damai, dengan catatan tidak boleh membawa senjata ke pelabuhan. Ternyata, setelah mereka berkumpul di sana, mereka dibantai secara keji tanpa ada kesempatan membela diri. Itulah mengapa tanggal 1 April diperingati kaum Kristen sebagai hari kebodohan umat Islam.

Tetapi tahukah anda berapa banyak diantara kita yang tidak mengetahui kenyataan pahit Sejarah yang menimpa umat Islam Spanyol di belakang perayaan April's Mop ??
yang menyedihkan, orang-orang Islam yang jahil pun turut memperingati April Fool's Day tanpa menyadari mereka sebenarnya merayakan ulang tahun pembunuhan masal saudara se-Islam mereka sendiri

Ongkos Ke Akhirat..

Saya menemui Ibu Ela di rumahnya, depan mesjid jami Al Hidayah di Darmaga Lonceng, Bogor. Menemuinya tidak butuh waktu lama, karena hampir semua orang di dekat mesjid itu kenal Ibu Ela. Rumahnya ada di dalam gang, sedikit di bibir sungai.

Saya mengucap salam dan dijawab oleh tetangganya...
"Mas.. cari bu Ela ya...?"
"Iya... orangnya ada Bu...?" tanya saya..
"Oh.. dia lagi di sungai" kata ibu tadi
"Ngapain Bu..?" saya bertanya lagi. Mungkin sedang mencuci pakaian, pikir saya.
"Memang kerjaannya tiap hari ke sungai, mungutin sampah-sampah plastic dari botol kemasan sabun atau shampoo... bentar lagi juga pulang." Jawab itu tadi panjang lebar.

Informasi yang saya terima ternyata benar adanya. Ibu Ela adalah wanita yang pekerjaannya memang mengumpullkan sampah plastic dari kemasan. Cuma saya tidak terbayang, bahwa untuk memperolehnya, dia harus memungut di sungai.

Tak beberapa lama, datang wanita paruh baya, kurus, rambutnya diikat ke belakang, banyak warna putihnya. Ibu Ela. Mengenakan baju bergambar salah satu calon presiden dan wakil presiden pada pemilihan presiden tahun 2004 lalu.

Saya langsung menyapa.
"Assalamu'alaikum..."
"Wa'alaikum salam. Ada apa ya Pak?" tanya Ibu Ela..
"Saya dari tabloid An Nuur, mendapat cerita dari seseorang untuk menemui Ibu. Kami mau wawancara sebentar, boleh Bu...?" saya menjelaskan, dan mengunakan ‘Tabloid An Nuur' sebagai ‘penyamaran'.
"Oh.. boleh, silahkan masuk."

Ibu Ela, masuk lewat pintu belakang. Saya menunggu di depan. Tak beberapa lama, lampu listrik di ruang tengahnya nyala, dan pintu depan pun dibuka.
"Silahkan masuk..."
Saya masuk ke dalam ‘ruang tamu' yang diisi oleh dua kursi kayu yang sudah reot. Tempat dudukannya busa yang sudah bolong di bagian pinggir. Rupanya Ibu Ela hanya menyalakan lampu listrik jika ada tamu saja. Kalau rumahnya ditinggalkan, listrik biasa dimatikan. Berhemat katanya.

"Sebentar ya Pak, saya ambil air minum dulu" kata Ibu Ela.
Yang dimaksud Ibu Ela dengan ambil air minum adalah menyalakan tungku dengan kayu bakar dan diatasnya ada sebuah panic yang diisi air. Ibu Ela harus memasak air dulu untuk menyediakan air minum bagi tamunya.

"Iya Bu.. ngga usah repot-repot." Kata saya ngga enak.

Kami pun mulai ngobrol, atau ‘wawancara'.
Ibu Ela ini usianya 54 tahun, pekerjaan utamanya mengumpulkan plastic dan menjualnya seharga Rp 7.000 per kilo. Ketika saya Tanya aktivitasnya selain mencari plastic,
"Mengaji..." katanya
"Hari apa aja Bu...?" Tanya saya

"Hari senin, selasa, rabu, kamis, sabtu..." jawabnya. Hari Jum'at dan Minggu adalah hari untuk menemani Ibu yang dirawat di rumahnya.

Oh.. jadi mengaji rupanya yang jadi aktivitas paling banyak. Ternyata dalam pengajian itu, biasanya ibu-ibu pengajian yang pasti mendapat minuman kemasan, secara sukarela dan otomatis akan mengumpulkan gelas kemasan air mineral dalam plastik dan menjadi oleh-oleh untuk Ibu Ela.

Hmm, sambil menyelam minum air rupanya. Sambil mengaji dapat plastik.

Saya tanya lagi,
"Paling jauh pengajiannya dimana Bu?"
"Di dekat terminal Bubulak, ada mesjid taklim tiap Sabtu. Saya selalu hadir; ustadznya bagus sih..." kata Ibu Ela.

"Kesana naik mobil dong..?" tanya saya.
"Saya jalan kaki" kata Ibu Ela
"Kok jalan kaki...?" tanya saya penasaran.

Penghasilan Ibu Ela sekitar Rp 7.000 sehari. Saya mau tahu alokasi uang itu untuk kehidupan sehari-harinya. Bingung juga bagaimana bisa hidup dengan uang Rp 7.000 sehari.

"Iya.. mas, saya jalan kaki dari dini. Ada jalan pintas, walaupun harus lewat sawah dan jalan kecil. Kalau saya jalan kaki, khan saya punya sisa uang Rp 2.000 yang harusnya buat ongkos, nah itu saya sisihkan untuk sedekah ke ustadz..." Ibu Ela menjelaskan.
"Maksudnya, uang Rp 2.000 itu Ibu kasih ke pak Ustadz?" Saya melongo. Khan Ibu ngga punya uang, gumam saya dalam hati.
"Iya, yang Rp 2.000 saya kasih ke Pak Ustadz... buat sedekah." Kata Ibu Ela, datar.
"Kenapa Bu, kok dikasihin?" saya masih bengong.
"Soalnya, kalau saya sedekahkan, uang Rp 2.000 itu udah pasti milik saya di akherat, dicatet sama Allah.... Kalau uang sisa yang saya miliki bisa aja rezeki orang lain, mungkin rezeki tukang beras, tukang gula, tukang minyak tanah...." Ibu Ela menjelaskan, kedengarannya jadi seperti pakar pengelolaan keuangan keluarga yang hebat.

Dzig! Saya seperti ditonjok Cris John. Telak!
Ada rambut yang serempak berdiri di tengkuk dan tangan saya. Saya Merinding!

Ibu Ela tidak tahu kalau dia berhadapan dengan saya, seorang sarjana ekonomi yang seumur-umur belum pernah menemukan teori pengelolaan keuangan seperti itu.

Jadi, Ibu Ela menyisihkan uangnya, Rp 2.000 dari Rp 7.000 sehari untuk disedekahkan kepada sebuah majlis karena berpikiran bahwa itulah yang akan menjadi haknya di akherat kelak?

‘Wawancara' yang sebenarnya jadi-jadian itu pun segera berakhir. Saya pamit dan menyampaikan bahwa kalau sudah dimuat, saya akan menemui Ibu Ela kembali, mungkin minggu depan.

Saya sebenarnya on mission, mencari orang-orang seperti Ibu Ela yang cerita hidupnya bisa membuat ‘merinding'..Saya sudah menemukan kekuatan dibalik kesederhanaan. Keteguhan yang menghasilkan kesabaran. Ibu Ela terpilih untuk mendapatkan sesuatu yang istimewa dan tak terduga.

Minggu depannya, saya datang kembali ke Ibu Ela, kali ini bersama dengan kru televisi dan seorang presenter kondang yang mengenakan tuxedo, topi tinggi, wajahnya dihiasai janggut palsu, mengenakan kaca mata hitam dan selalu membawa tongkat. Namanya Mr. EM (Easy Money)

Kru yang bersama saya adalah kru Uang Kaget, program di RCTI yang telah memilih Ibu Ela sebagai ‘bintang' di salah satu episode yang menurut saya salah satu yang terbaik. Saya mengetahuinya, karena dibalik kacamata hitamnya, Mr. EM seringkali tidak kuasa menahan air mata yang membuat matanya berkaca-kaca. Tidak terlihat di televisi, tapi saya merasakannya.

Ibu Ela mendapatkan ganti Rp 2.000 yang disedekahkannya dengan Rp 10 juta dari uang kaget. Entah berapa yang Allah ganti di akherat kelak.

Ibu Ela membeli beras, kulkas, makanan, dll untuk melengkapi rumahnya. Entah apa yang dibelikan Allah untuk rumah indahnya di akherat kelak...

Sudahkah kita menyisihkan ongkos ke akherat?

Aku Lahir dari Perut Ibu... (Bukan kata orang..memang betul Kan??)

Bila dahaga, yang susukan aku....ibu
Bila lapar, yang menyuapi aku....ibu
Bila sendirian, yang selalu di sampingku.. ..ibu
Kata ibu, perkataan pertama yang aku sebut....Ibu
Bila bangun tidur, aku cari.....ibu
Bila nangis, orang pertama yang datang ....ibu
Bila ingin bermanja, aku dekati....ibu
Bila ingin bersandar, aku duduk sebelah....ibu
Bila sedih, yang dapat menghiburku hanya....ibu
Bila nakal, yang memarahi aku....ibu
Bila merajuk, yang membujukku cuma.....ibu
Bila melakukan kesalahan, yang paling cepat marah....ibu
Bila takut, yang menenangkan aku....ibu
Bila ingin peluk, yang aku suka peluk....ibu
Aku selalu teringatkan ....ibu
Bila sedih, aku mesti telepon....ibu
Bila senang, orang pertama aku ingin beritahu.... .ibu
Bila marah.. aku suka meluahkannya pada..ibu
Bila takut, aku selalu panggil... "ibuuuuu! "
Bila sakit, orang paling risau adalah....ibu
Bila aku ingin bepergian, orang paling sibuk juga.....ibu
Bila buat masalah, yang lebih dulu memarahi aku....ibu
Bila aku ada masalah, yang paling risau.... ibu
Yang masih peluk dan cium aku sampai hari ni.. ibu
Yang selalu masak makanan kegemaranku. ...ibu
Kalau pulang ke kampung, yang selalu member bekal.....ibu
Yang selalu menyimpan dan merapihkan barang-barang aku....ibu
Yang selalu berkirim surat dengan aku...ibu
Yang selalu memuji aku....ibu
Yang selalu menasihati aku....ibu
Bila ingin menikah..Orang pertama aku datangi dan minta
persetujuan.....ibu

namun setelah aku punya pasangan.................
>>> Bila senang, aku cari....pasanganku
>>> Bila sedih, aku cari.....ibu
>>> Bila mendapat keberhasilan, aku ceritakan pada....pasanganku
>>> Bila gagal, aku ceritakan pada....ibu
>>> Bila bahagia, aku peluk erat....pasanganku
>>> Bila berduka, aku peluk erat....ibuku
>>> Bila ingin berlibur, aku bawa.....pasanganku
>>> Bila sibuk, aku antar anak ke rumah....ibu
>>> Bila sambut valentine.. Aku beri hadiah pada pasanganku
>>> Bila sambut hari ibu...aku cuma dapat ucapkan "Selamat Hari Ibu"
>>> Selalu... aku ingat pasanganku
>>> Selalu... ibu ingat aku
>>> Setiap saat... aku akan telepon pasanganku
>>> Entah kapan... aku ingin telepon ibu
>>> Selalu...aku belikan hadiah untuk pasanganku
>>> Entah kapan... aku ingin belikan hadiah untuk ibu
>>> Renungkan:
"Kalau kau sudah selesai belajar dan berkerja... masih ingatkah kau pada ibu?
Tidak banyak yang ibu inginkan... hanya dengan menyapa ibupun cukuplah".
>>> Berderai air mata jika kita mendengarnya........
>>> Tapi kalau ibu sudah tiada..........
>>> IBUUUU...RINDU IBU.... RINDU SEKALI....
>>> Berapa banyak yang sanggup menyuapi ibunya....
>>> Berapa banyak yang sanggup mencuci muntah ibunya.....
>>> Berapa banyak yang sanggup menggantikan alas tidur ibunya......
>>> Berapa banyak yang sanggup membersihkan najis ibunya...... .
>>> Berapa banyak yang sanggup membuang belatung dan membersihkan luka kudis
ibunya....
>>> Berapa banyak yang sanggup berhenti kerja untuk menjaga ibunya.....
>>> Berapa banyak yang sanggup meluangkan waktu untuk menjaga ibunya yang telah renta.....

Seorang anak menemui ibunya yang sedang sibuk menyediakan makan malam di
dapur lalu menghulurkan selembar kertas yang bertuliskan sesuatu. Si ibu
segera melap tangannya dan menyambut kertas yang dihulurkan oleh si anak
lalu membacanya. Upah membantu ibu:
>>> 1) Membantu pergi belanja : Rp 10.000,-
>>> 2) Membantu jaga adik : Rp 10.000,-
>>> 3) Membantu buang sampah : Rp 10.000,-
>>> 4) Membantu membereskan tempat tidur : Rp 10.000,-
>>> 5) Membantu siram bunga : Rp 5.000,-
>>> 6) Membantu sapu sampah : Rp 5.000,-
>>> Jumlah : Rp 40.000,-
>>> Selesai membaca, si ibu tersenyum memandang si anak , kemudian si ibu
mengambil pensil dan menulis sesuatu di belakang kertas yang sama.
>>> 1) Biaya mengandung selama 9 bulan - GRATIS
>>> 2) Biaya tidak tidur karena menjagamu - GRATIS
>>> 3) Biaya air mata yang menitik karenamu - GRATIS
>>> 4) Biaya gelisah karena mengkhawatirkanmu - GRATIS
>>> 5) Biaya menyediakan makan, minum, pakaian, dan keperluanmu -GRATIS
>>> Jumlah Keseluruhan Nilai Kasihku - GRATIS
>>> Air mata si anak berlinang setelah membaca apa yang dituliskan oleh
>>> si ibu. Si anak menatap wajah ibu,memeluknya dan berkata,
>>> "Saya Sayang Ibu". Kemudian si anak mengambil pensil dan menulis "Telah
>>> Dibayar Lunas Oleh Ibu" ditulisnya pada muka surat yang sama.


Rabu, 24 Februari 2010

Wanita Buta,Tuli dan Bisu..

Sebelumnya ana minta maaf kepada para pembaca,ini adalah kisah nyata dari Saudaraku.semoga kita(terutama Akhwat) bisa mengambil faedah dan ibrah nya, amiin yaa Robbal 'Alamiin.

Ini kisah untuk orang yang sabar, hobby untuk membaca, dan selalu mencari kebenaran dan Ridho Ilahi... bagi yang ingin baca ...ya...bacalah dengan ikhlas tanpa melihat teks keseluruhan... tapi kita chatline essensi dari cerita ini. Bagi yang malas membaca... jangan dipaksa dari pada umur anda berkurang nantinya.

Beliau bercerita . . . . .
*
**
*** Ini ceritaku tentang adikku Nur Annisa, gadis yang baru beranjak dewasa namun agak Bengal dan tomboy. Pada saat umur adikku menginjak 17 tahun, perkembangan dari tingkah lakunya agak mengkhawatirkan ibuku, banyak teman cowoknya yang datang kerumah dan itu tidak mengenakkan ibuku sebagai seorang guru ngaji. Untuk mengantisipasi hal itu ibuku menyuruh adikku memakai jilbab, namun selalu ditolaknya hingga timbul pertengkaran-pertengkaran kecil diantara mereka. Pernah satu kali adikku berkata dengan suara yang agak keras "Mama coba lihat dech, tetangga sebelah anaknya pakai jilbab namun kelakuannya nggak beda ama kita, malah teman-teman Ani yang disekolah pake jilbab dibawa om-om, sering jalan-jalan, masih mending Ani, walaupun begini gini Ani nggak pernah mo kaya gituan" bila sudah seperti itu ibuku hanya mengelus dada, kadangkala di akhir malam kulihat ibuku menangis, lirih terdengar doanya " Ya Allah, kenalkan Ani dengan hukum Engkau".

Pada satu hari didekat rumahku, ada tetangga baru yang baru pindah. Satu keluarga dimana mempunyai enam anak yang masih kecil-kecil. Suaminya bernama Abu khoiri, (entah nama aslinya siapa) aku kenal dengannya waktu di masjid.

Setelah beberapa lama mereka pindah timbul desas-desus mengenai istri dari Abu khoiri yang tidak pernah keluar rumah, hingga dijuluki si buta, bisu dan tuli. Hal ini terdengar pula oleh Adikku, dan dia bertanya sama aku "kak, memang yang baru pindah itu istrinya buta, bisu dan tuli?"...trus aku jawab sambil lalu" kalau kamu mau tau,datangi aja langsung rumahnya". Eehhh... tuh anak benar-benar datang kerumahnya. Sekembalinya dari rumah tetanggaku, kulihat perubahan yang drastis pada wajahnya, wajahnya yang biasa cerah nggak pernah muram atau lesu mejadi pucat pasi...entah apa yang terjadi...?

Namun tidak kusangka selang dua hari kemudian dia meminta pada ibuku untuk di buatkan Jilbab...yang panjang lagi...rok panjang, lengan panjang... aku sendiri jadi bingung... aku tambah bingung campur syukur kepada Allah SWT karena kulihat perubahan yang ajaib... yah kubilang ajaib karena dia berubah total... tidak banyak lagi anak cowok yang datang kerumah atau teman-teman wanitanya untuk sekedar bicara yang nggak karuan... kulihat dia banyak merenung, banyak baca-baca majalah islam yang biasanya dia suka beli majalah anak muda kayak gadis atau femina ganti jadi majalah-majalah islam, dan kulihat ibadahnya pun melebihi aku... tak ketinggalan tahajudnya, baca Qur'annya, sholat sunatnya... dan yang lebih menakjubkan lagi... bila teman ku datang dia menundukkan pandangan... Segala puji bagi Engkau ya Allah SWT jerit hatiku...

Tidak berapa lama aku dapat panggilan kerja di kalimantan, kerja di satu perusahaan minyak KALTEX. Dua bulan aku bekerja disana aku dapat kabar bahwa adikku sakit keras hingga ibuku memanggilku untuk pulang ke rumah (rumahku di madiun). Di pesawat tak henti-hentinya aku berdoa kepada Allah SWT agar Adikku diberi kesembuhan, namun aku hanya berusaha... ketika aku tiba di rumah... didepan pintu sudah banyak orang...tak dapat kutahan aku lari masuk kedalam rumah... kulihat ibuku menangis ...aku langsung menghampiri dan memeluk ibuku... sambil tersendat-sendat ibuku bilang sama aku "Dhi, adikkmu bisa ucapkan kalimat Syahadah diakhir hidupnya "...tak dapat kutahan air mata ini...

Setelah selesai acara penguburan dan lainnya, iseng aku masuk kamar adikku dan kulihat Diary diatas mejanya... diary yang selalu dia tulis, Diary tempat dia menghabiskan waktunya sebelum tidur kala kulihat sewaktu almarhumah adikku masih hidup,,, kemudian kubuka selembar demi selembar... hingga tertuju pada satu halaman yang menguak misteri dan pertanyaan yang selalu timbul dihatiku... perubahan yang terjadi ketika adikku baru pulang dari rumah Abu khoiri... disitu kulihat Tanya jawab antara adikku dan istri dari tetanggaku... isinya seperti ini :
-Tanya jawab ( kulihat dilembaran itu banyak bekas airmata)-

Annisa : aku berguman (wajah wanita ini cerah dan bersinar layaknya bidadari)... ibu... wajah ibu sangat muda dan cantik.

Istri tetanggaku : Alhamdulillah ...sesungguhnya kecantikan itu datang dari lubuk hati.
Annisa : tapi ibu kan udah punya anak enam ...tapi masih kelihatan cantik.

Istri tetanggaku : Subhanallah... sesungguhnya keindahan itu milik Allah SWT dan bila Allah SWT berkehendak... siapakah yang bisa menolaknya

Annisa : Ibu... selama ini aku selalu disuruh memakai jilbab oleh ibuku... namun aku selalu menolak karena aku pikir nggak masalah aku nggak pakai jilbab asal aku tidak macam-macam dan kulihat banyak wanita memakai jilbab namun kelakuannya melebihi kami yang tidak memakai jilbab... hingga aku nggak pernah mau untuk pakai jilbab... menurut ibu bagaimana?!?

Istri tetanggaku : duhai Annisa, sesungguhnya Allah SWT menjadikan seluruh tubuh wanita ini perhiasan dari ujung rambut hingga ujung kaki,segala sesuatu dari tubuh kita yang terlihat oleh bukan muhrim kita semuanya akan dipertanggung jawabkan dihadapan Allah SWT nanti, jilbab adalah hijab untuk wanita...

Annisa : tapi yang kulihat banyak wanita jilbab yang kelakuannya nggak enak...

Istri Tetanggaku : Jilbab hanyalah kain, namun hakekat atau arti dari jilbab itu sendiri yang harus kita pahami

Annisa : apa itu hakekat jilbab ?

Istri Tetanggaku : Hakekat jilbab adalah hijab lahir batin, hijab mata kamu dari memandang lelaki yang bukan muhrim kamu, hijab lidah kamu dari berghibah dan kesia-siaan... usahakan selalu berdzikir kepada Allah SWT, hijab telinga kamu dari mendengar perkara yang mengundang mudharat baik untuk dirimu maupun masyarakat, hijab hidungmu dari mencium-cium segala yang berbau busuk, hijab tangan-tangan kamu dari berbuat yang tidak senonoh,hijab kaki kamu dari melangkah menuju maksiat, hijab pikiran kamu dari berpikir yang mengundang syetan untuk memperdayai nafsu kamu, hijab hati kamu dari sesuatu selain Allah SWT, bila kamu sudah bisa maka jilbab yang kamu pakai akan menyinari hati kamu... itulah hakekat jilbab.

Annisa : ibu... aku jadi jelas sekarang dari arti jilbab... mudah-mudahan aku bisa pakai jilbab... namun bagaimana aku bisa melaksanakan semuanya???

Istri tetanggaku : Duhai Nisa, bila kamu memakai jilbab itu lah karunia dan rahmat yang datang dari Allah SWT yang Maha Pemberi Rahmat, bila kamu mensyukuri rahmat itu kamu akan diberi kekuatan untuk melaksanakan amalan-amalan jilbab hingga mencapai kesempurnaan yang diinginkan Allah SWT... Duhai nisa,,, ingatlah akan satu hari dimana seluruh manusia akan dibangkitkan.. ketika ditiup terompet yang kedua kali... pada saat roh-roh manusia seperti anai-anai yang bertebaran dan dikumpulkan dalam satu padang yang tiada batas, yang tanahnya dari logam yang panas, tidak ada rumput maupun tumbuhan, ketika tujuh matahari didekatkan di atas kepala kita namun keadaan gelap gulita, ketika seluruh nabi ketakutan, ketika ibu tidak memperdulikan anaknya, anak tidak memperdulikan ibunya, sanak saudara tidak kenal satu sama lain lagi, kadang satu sama lain bisa menjadi musuh, satu kebaikan lebih berharga dari segala sesuatu yang ada dialam ini, ketika manusia berbaris dengan barisan yang panjang dan masing-masing hanya memperdulikan nasib dirinya,dan pada saat itu ada yang berkeringat karena rasa takut yang luar biasa hingga menenggelamkan dirinya, dan rupa-rupa bentuk manusia bermacam-macam tergantung dari amalannya, ada yang melihat ketika hidupnya namun buta ketika dibangkitkan,bada yang berbentuk seperti hewan, ada yang berbentuk seperti syetan, semuanya menangis... menangis karena hari itu Allah SWT murka... belum pernah Allah SWT murka sebelum dan sesudah hari itu... hingga ribuan tahun manusia didiamkan Allah SWT dipadang mahsyar yang panas membara hingga Timbangan Mizan digelar itulah hari Hisab... Duhai Annisa,,, bila kita tidak berusaha untuk beramal dihari ini, entah dengan apa nanti kita menjawab bila kita di sidang oleh Yang Maha Perkasa, Yang Maha Besar, Yang Maha Kuat, Yang Maha Agung. Allah SWT...

Sampai disini aku baca diarynya karena kulihat berhenti dan banyak tetesan airmata yang jatuh dari pelupuk matanya... Subhanallah ... kubalik lembar berikutnya dan kulihat tulisan : kemudian kulihat tulisan kecil di bawahnya buta, tuli dan bisu... wanita yang tidak pernah melihat lelaki selain muhrimnya, wanita yang tidak pernah mau mendengar perkara yang dapat mengundang murka Allah SWT, wanita tidak pernah berbicara ghibah dan segala sesuatu yang mengundang dosa dan sia sia.

tak tahan airmata ini pun jatuh... semoga Allah SWT menerima Adikku disisinya... Amiin Subhanallah ... aku harap cerita ini bisa menjadi ikhtibar bagi kita semua...

Dari:

Kakak yang mencintai

Nb : dicopas dari salah satu sahabat facebooker
semoga bermanfaat :)

Betapa mudahnya wanita tertipu (yang di mau cowok dari cewek)

diceritakan dari sudut pandang cowok

Bagi para cewek jangan khawatir... bahwa orang yang baik akan mendapatkan yang baik juga.
Untuk itu yuuk berlomba-lomba jadi manusia yg terbaik.

Berdasarkan dari betapa mudahnya wanita diperdaya oleh lelaki/cowok. Bahkan dengan sangat angkuhnya wanita sering berpendapat bahwa dirinya tidak akan mudah termakan rayuan gombal lelaki. Itu benar, karena dimasa sekarang ini tidak ada lelaki yang bibirnya bisa mengucapkan rayuan gombal seperti film-film Indonesia toempoe doeloe. Tetapi dengan pendidikan dan teknologi yang berkembang, metode kami berubah(red: cowok).
Kami bisa memanfaatkan semua SDM dan SDA yang ada di sekitar kami untuk menunjang tegaknya diagnosa "SERIUS"? dihadapan target (wanita).

Apakah property "Nebeng"? Oh tidak! Bahkan hanya dengan kesederhanaan, malah jadi pamungkas yang cukup jitu untuk meluluhkan hati wanita incaran kami. Karena dengan kesederhanaan dan property seadanya, akan mendatangkan kesan ketulusan dan bersahaja. Yang kemudian menimbulkan cinta sepenuh hati, berakibat kepasrahan. Ini fokusnya, kepasrahan yang artinya
diriku sepenuhnya kuserahkan padamu, termasuk my virgin (klo masih).

Wahai wanita, tidak semua diantara kami kaum lelaki mengincar hartamu, yang merupakan incaran kami sebenarnya adalah SEX, sejauh mana dirimu memberikan rasa penasaran kepada kami, selama itu pula kami sanggup bersandiwara dengan sekuat tenaga kami.
Mengapa kami sebut sandiwara? Karena kami menyimpulkan bahwa yang telah beristeri saja masih banyak yang selingkuh (meski tidak semuanya).

Pernikahan yang kejelasan statusnya dilindungi oleh hukum agama dan UU Negara, masih sering kami injak-injak. Apalagi status pacaran? Yang sama sekali tidak dikuatkan oleh peraturan manapun. Artinya seorang cowok bisa saja berpacaran dengan seribu cewek dalam waktu bersamaan atau sebaliknya. Maka jadilah pemuda-pemudi bangsa ini sebagai pakar zina, dari yang
kecil sampai yang besar.

Tapi masalah jadi bangsa apa bukan urusan kami, selagi kami masih bisa menikmati kenikmatan dunia lewat tubuh wanita secara free, maka paradigma a??Pacaran sebagai proses penjajakana? ? akan selalu kami sebarkan dengan cara apapun.

Sex dengan pacar sendiri sangat berbeda rasanya dengan sex dengan pelacur manapun dengan harga pakai berapapun. Sebab wanita yang selalu jadi target kami tentunya bersih, sehat, bebas penyakit menular seks(PMS), terawat dan terdidik.

Soal kaya atau miskin si target itu bisa disesuaikan. Maksudnya apabila kami telah sukses memperdaya hati target, maka keadaan keuangan akan sangat mudah dikendalikan berdasarkan scenario "rasa pengertian" yang kami ciptakan di hati target. Pulsa yang kami keluarkan untuk menjalin kedekatan tidak sebanding dengan kenikmatan yang menanti kami.

Target berjilbab? Bisa sukses bisa juga tidak. Usaha kami dalam berburu "kenikmatan" terhadap target berjilbab memerlukan beberapa trik tambahan. Tetap bersikap sederhana, apa adanya, bersahaja, pengakuan terhadap kekurangan diri, bersikap humoris dan sedikit bumbu religi yang didapat dari ceramah ustadz-ustadz di televisi bisa jadi referensi tambahan.

Usaha kami sukses terhadap target yang berjilbab yang juga masih berpakaian ketat, sehingga jilbab kadang-kadang hanya menutupi rambutnya dan tidak menutupi ukuran "hardware" indahnya. Kulit target yang halus mulus karena sering tertutup dari polusi udara dan matahari memberikan sensasi yang tidak sama dengan target tidak berjilbab pada umumnya.

Luar biasa!!!

Usaha kami gagal apabila target berjilbab tapi juga berpakaian yang lebar, sehingga tidak tampak keindahannya lewat mata secara fisik, tapi kami sangat yakin dibalik pakaian yang lebar itu tersimpan lebih banyak keindahan. Kami kurang pasti penyebab kegagalan usaha kami terhadap target tersebut, bisa jadi keteguhan target dalam memegang keyakinan bahwa
keindahan yang mereka miliki merupakan "harta berharga" yang hanya akan disuguhkan kepada suami
mereka nantinya.

Kenyataan yang menggembirakan adalah target "kokoh" semacam ini berjumlah sangat sedikit jika dibandingkan dengan total target "empuk" yang banyak tersedia di sekitar kami.

Pada umumnya target menginginkan "keseriusan". Ketidaktahuan mereka terhadap makna kata serius ini yang sering kami manfaatkan sebagai peluluh hati mereka. Trik yang kami gunakan bermacam-macam, mulai dari kirim sms yang bertuliskan "Aku serius lho sama kamu", telepon diatas jam 23.00 (tarif murah) untuk bicara panjang lebar dengan topik yang dipilih secara
random. Ini trik yang paling sederhana dan cukup jitu untuk target yang masih lugu atau pura-pura lugu soal keseriusan hubungan. Maksudnya walau target sudah mengerti tentang trik yang kami jalankan dalam meraih target, tapi seiring waktu dan semangat kami yang tidak berputus asa dalam menjalankan skenario, cepat lambat target yang dulunya pura-pura lugu akan luluh akhirnya melihat semangat tulus palsu kami.

Jika tujuan utama kami yaitu tubuh indah target belum didapatkan, maka bukti keseriusan palsu kami dapat dikuatkan dengan memboyong mereka ke orang tua kami atau sebaliknya, kami bersedia diboyong ke orang tua target. Sampai disini saja keberanian kami untuk bermain dengan kata serius, untungnya karena 99% target telah takluk pada level trik ini.

Kenyataan yang juga menggembirakan kami adalah apabila ternyata orang tua kami atau oramg tua target juga memiliki paradigma "Pacaran adalah proses penjajakan" atau "Pacaran adalah proses yang harus dilalui oleh remaja normal".

Luar biasa!!!

Target yang telah beranggapan bahwa "inilah jodohku", dengan paradigma ini kami telah mendapatkan kepercayaan penuh dari segala pihak untuk memperlakukan target semau kami. Termasuk menikmati kenyamanan sensasi seks penuh gratisan yang kami
tunggu-tunggu selama perjuangan. Tidak perlu buru-buru, karena kami sangat dan sangat memperhatikan situasi, kondisi dan domisili.
Soal dikemudian hari kami bosan dengan target yang sudah habis manisnya karena kami hisap atau muncul target baru yang lebih segar, maka skenario pelepasan diri dapat dijalankan dengan berbagai alasan. Sangat mudah melakukannya mengingat semua manusia memiliki kekurangan, kekurangan inilah yang harus diangkat ke permukaan dan menjadi pokok bahasan yang berlanjut dengan putusnya hubungan. Alasan ketidakcocokan bisa menjadi penangkal pertanyaan orang tua masing-masing pihak.

Putus. Juga merupakan jalan baru bagi kami untuk memulai skenario pengejaran target baru. Tampang berduka, bahkan tampang tegar paska putus pun bisa menjadi pesona di hadapan target baru ini. Tentunya kami tidak meninggalkan trik-trik peluluhan hati yang kami terapkan terhadap target-terget sebelumnya seperti sederhana, tampil apa adanya, bersahaja, sedikit ditambah bumbu humoris karena target pada umumnya ingin dekat dengan orang yang selalu bisa membuatnya tersenyum dalam setiap keadaan. Target selalu ingin merasakan aman, nyaman, disayang, diperhatikan (beberapa). Maka sedaya upaya kami akan
ciptakan suasana tersebut hanya didekat kami. Persepsi bahwa di dekat kami maka target merasa aman, nyaman, tenang, tersenyum, dan damai merupakan paradigma yang harus kami ciptakan di dalam kepala target.

Untuk kesekian kalinya kami selalu sukses dalam pencapaian tujuan kami, menjadikan kami sangat berpengalaman dan cerdas dalam program ini, dengan atau tanpa hambatan sama sekali. Sungguh indah dunia ini, dipenuhi dengan target-target berpendidikan tapi bodoh yang menunggu giliran untuk kami habisi.
"Ahh, saya kan gak pernah serius klo pacaran, ngapain takut!". Jika terget berfikiran seperti kata-kata di atas, maka
pemikiran seperti ini juga merupakan peluang besar bagi kami untuk memulai skenario peluluhan hati. Yang kami utamakan lebih dahulu adalah mengadakan ikatan super tidak jelas bernama Pacaran, soal cinta atau tidak, itu cuma masalah waktu. Trik-trik yang kami lancarkan akan mengubah keadaan hati target seiring waktu yang dilalui bersama-sama dan komitmen semu
tentang pacaran yang kami atau orang lain ciptakan.

"Ahh, tidak semua cowok seperti itu, cowokku ga gitu and ga mungkin begitu!".

Kata-kata sejenis ini merupakan tolak ukur keberhasilan skenario BHSP (Bina Hubungan Saling Percaya) yang nantinya menjadi peluang besar untuk mendapatkan tubuh target di kemudian hari. Karena salah satu yang kami ingin bentuk adalah pendapat
target bahwa kami adalah cowok yang berbeda dengan cowok pada umumnya.

Jika Anda wanita berpenampilan menarik atau tidak, bertubuh indah baik tertutup atau tidak, mencari keseriusan hubungan, mencari cinta dari sesama manusia tanpa pemahaman yang jelas.

Maka Anda target kami berikutnya!! !

Wahai wanita, ketahuilah bahwa seorang laki-laki yang benar-benar serius terhadapmu akan datang kepada orang tuamu dengan berkata "Pak, saya ingin menikahi putri Bapak, sekarang saya punya penghasilan Rp..../bulan dst", sedangkan laki-laki yang benar-benar serius ingin menghabisimu akan datang langsung kepadamu dengan berkata "Maukah kamu jadi pacarku?".

Puncak kehinaan wanita ketika ia menerima tembakan seorang lelaki untuk jadi kekasihnya.

Puncak kemuliaan wanita ketika orang tua/walinya mempertimbangkan lamaran seorang lelaki untuk jadi isterinya.

Hancurkan harga diri dengan pacaran, muliakan diri dengan ...

Tidak ada solusi termuat dalam tulisan ini, meskipun solusinya tertulis tetapi tidak akan menghentikan kegiatan kami, kami hanya bisa berhenti jika semua target mengaplikasikan solusi yang sebenarnya sudah mereka tahu.

Pacaran sebagai proses penjajakan, penjajakan = peng"injak-injakan" atau pen"jajal"an.

Jika Anda belum pacaran, Nantikan kehadiran kami di sisi Anda!

Jika Anda telah putusan, Nantikan juga kehadiran kami di sisi Anda!

Jika Anda masih pacaran, maka tunggu tanggal main kami bersama Anda!